Selasa, 15 November 2016

Untuk mu, Yang pernah ku perjuangkan

Lucu bukan?
Ketika sebelumnya kau yang menguatkan ku,
kau yang meyakinkan ku, namun kini kau pula yang menghancurkan ku..

Oh tunggu...
Sepertinya aku salah,
Kau tidak menghancurkan ku, kau hanya membuatku jauh lebih kuat, jauh lebih bahagia.
Dan jauh lebih bersyukur.

Kamu tau?
Dulu aku pernah berada di posisi saat aku ingin menyerah dengan hubungan ini..
Dulu aku pernah berada di posisi saat ku pikir semuanya sia-sia..
Dulu aku pernah berada di posisi ingin mengakhiri semuanya..
Di saat semuanya terlihat terlalu sulit untuk ku lewati, untuk ku hadapi..

Tapi kau tau?
Apa yang ku lakukan saat itu?
Tak sedikitpun niat untuk pergi terlintas di pikiran ku
Mungkin karna saat itu perasaan ku jauh lebih dominan di bandingkan logika ku.

Oh, Bukan...
Bukan sekarang aku mengharapkan imbalan dari mu karna dulu ku pernah berjuang..
Bukan sekarang aku mengungkit – ungkit atas semua yang telah ku lakukan..
Karna semua yang telah kau lakukan padaku dan kau perjuangkan padaku jauh lebih besar daripada yang telah ku lakukan.

Dan sekarang aku pun ingin berterima kasih..
Terima kasih, telah menunjukkan kepada ku siapa sesungguhnya dirimu.
Terima kasih, telah mengajari ku untuk tetap menggunakan logika ku disaat mencintai seseorang.
Terima kasih, karna kini ku bisa jauh lebih kuat daripada diriku sebelumnya.

Dan hey ! Lihatlah, kini aku tersenyum..
Hari–hari ku yang sebelumnya terasa gelap di saat kau pergi,
kini mulai berwarna walau kau tak ada lagi di dalamnya...
Ku harap dan ku yakin, hari mu pun kini penuh warna..
Ku harap kau pun bisa mencapai apa yang kau inginkan dalam hidupmu..

Kelak,
Jika memang kita berjodoh biarlah perpisahan ini menguatkan hubungan kita kembali.
Namun
Jika memang kau bukan jodoh ku, biarlah perpisahan ini mengajarkan kita untuk tetap menggunakan logika tak hanya cinta..

Thank you for make me stronger than before

2 komentar: